Konsep Umum PLTS

PV – Controller – Batt – Inverter

 

 

 

 

 

 

 

 

Disini kami akan menjelaskan sesederhana mungkin agar tidak membingungkan customer.

Apakah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) itu dan apa konsep sederhananya ?

Konsep sederhananya adalah seperti gambar diatas:

Atau PLTS itu adalah terdiri dari beberapa komponen agar bisa menghasilkan daya listrik dalam jumlah total watt.

PLTS itu terdiri dari :

  • 1: Solar Cell atau juga disebut photovoltaics disingkat PV, hal terpenting disini adalah watt / daya pada masing-masing panel.
    Misalnya sering kita temui beberapa toko menjual PV sebesar 50W.
  • 2: Controller, tugasnya adalah mengatur tegangan dari PV (controller input) agar bisa didistribusikan ke Baterai sebagai pengisi baterai (baterai in pada controller) dan controller juga tugasnya mengalirkan (controler out) Daya yang ada pada baterai nanti ke beban secara langsung misalnya ke lampu LED 12V atau 24 volt atau jika controller ingin menghidupkan lampu atau peralatan 220Vac tentu dari controller out dikoneksikan ke Inverter.
  • 3: Aki atau Baterai, tugasnya adalah menyalurkan daya ke beban seperti lampu led tadi melalui controller.
  • 4: Inverter.

Jadi Listrik Tenaga Surya merupakan komposisi dari berbagai perangkat.

Layaknya perangkat elektronik…tidak ada keajaiban, semua bergantung harga.

Katakanlah controller 30A seharga 700.000 dan ada controller 20A seharga 1.500.000.

Apakah ada yg salah pada yang seharga 1.5jt?

Jadi bacalah dulu spesifikasi secara baik-baik, umumnya yang mahal tanpa malu-malu menjelaskan secara detil semua kemampuannya dan umumnya yang murah menuliskan spesifikasi dengan malu-malu.

Contoh ada controller murah menuliskan 12/24v 30A, dan hanya menuliskan fitur non utamanya saja seperti setting volt baterai dll tapi tidak menjelaskan secara rinci pada bagian mana letak 30A(Ampere) nya?

Kemampuan mengisi baterai? Kemampuan mengaliri arus ke beban? Kemampuan menhandle arus dari Solar panel?

Jadi tinggal kejelian kita mencermati spesifikasi sesuai dengan yg kita butuhkan.

Jangan sampai ternyata kita salah pilih, misalnya kita sudah mempunyai solar panel 12V 5.8A = 100 watt sebanyak 5 panel.
Dan akan kita gunakan dengan Inverter yang sudah ada, yaitu 12V 500watt.

Lalu tinggal controller, ternyata waktu membeli controller yang 30A murah tadi yaitu mampu mengaliri arus 30A ke beban dengan tegangan 24V tapi tidak pada tegangan 12V, controller itu hanya mampu mengalirkan arus ke beban hanya 15A, dan mampu menghandle daya dari dari Solar panel 12V 15A atau 180w. Jadi daya 500w dari solar panel yang sudah kita miliki tidak bisa dimanfaatkan  secara optimal.

Kami bukan sekedar berjualan terlebih jualan brosur tanpa memgetahui spesifikasi sebenarnya.
Kami pengguna perangkat solar system yang serius dan selalu mengetes dengan teliti setiap perangkat yang akan kami jual.

Saran sebelum membeli perangkat:
Karena ini point penting dalam penentuan kebutuhan anda, maka saran kami para pembeli harus melayangkan pertanyaan penting untuk penjual seperti kami dan kami siap menjawabnya.

  • Pertanyaan untuk solar panel adalah:

Solar panelnya tipe apa?
Berapa volt tegangan tanpa dipasangi ke beban/controller?
Berapa Ampere arus maksimal yang bisa dialiri ke controller?

  • Untuk controller:

Berapa volt maksimal tegangan inputnya?
Berapa Ampere maksimal daya yang bisa dialirkan dari solar panel ke controller?
Berapa sistem baterai yang akan dihandle oleh controller tersebut, 12V? 24V? 36V? 48V? dst.
Jika sistem baterainya 12V, berapa ampere maksimal Arus yang bisa dicharge ke controller ke baterai?
Jika sistem baterai 12V, Berapa watt atau berapa ampere maksimum yang bisa dialiri ke output/beban?

  • Untuk Baterai:

Yang paling penting apakah ada garansinya jika rusak?
*karena baterai termasuk komponen yang mahal dan mempunyai perhitungan umur.

Dengan demikian anda sudah mendapatkan jawaban yang sudah mencukupi untuk menetukan sistem pilihan anda.

  • Sekarang pertanyaan Inverter jika ingin anda beli:

Berapa volt sistem input tegangan baterainya?
Berapa volt outputnya?
Berapa watt output standardnya?
*output standard artinya jumlah watt yang bisa dikeluarkannya secara terus menerus.
Berapa watt puncak/peak-nya?
*misalnya inverter menyebutkan 2000w dengan peak 4000w 10 detik, artinya inverter tersebut bisa mengeluarkan daya sebesar 2000w secara terus menerus dan mampu menghandle jika terjadi lonjakan daya sebesar 4000w dalam 10 detik maksimum.
Apakah output gelombangnya gergaji? Modified? atau Sinus?
*Sinus termahal.

Baca mengenai Inverter disini.

———

Point diatas adalah pertanyaan wajib sebagai acuan perhitungan anda dalam menentukan sistem plts anda.

Ingat rumus Volt Ampere dan Watt  sederhana adalah:

Ampera x Volt = Watt.

Watt : Volt = Ampere.

Watt : Ampere = Volt.

Barulah fitur-fitur lain anda tanyakan.

Informasi lanjutan mengenai Panel Surya Disini,

Monocrystalline

Monocrystalline

Informasi lanjutan mengenai Controller disini,

Solar controler + Inverter

Solar controler + Inverter

 

Informasi lanjutan mengenai Baterai disini,

Baterai Yuasa VRLA 100A

Baterai Yuasa VRLA 100A

 

Informasi lanjutan mengenai Inverter disini.

inverter-trafo

Sinewave Inverter 220VAC